News  

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk Santri di Lampung

Walai.id, LAMPUNG – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) di bidang kesehatan.

Sejak April 2026, Kemenko PMK melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, pemerintah daerah, puskesmas, serta pengelola pondok pesantren untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal.

Di Provinsi Lampung, program CKG menargetkan sekitar 10.000 santri di 10 pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang Barat, dan Kota Bandar Lampung.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Sukadiono, meninjau langsung pelaksanaan CKG di Pondok Pesantren Darul Islah, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 300 santri yang terdiri dari 100 santri putra dan 200 santri putri dengan dukungan tenaga kesehatan dari Puskesmas Penawar.

Baca Juga :  Komdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026

Sukadiono menegaskan Kemenko PMK mengawal pelaksanaan program agar berjalan seragam, tepat sasaran, dan berkualitas.

“Kita ingin memastikan tidak ada santri yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan. Ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi investasi untuk mencetak generasi santri yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia sehingga kesehatan santri perlu menjadi perhatian bersama melalui deteksi dini dan pencegahan penyakit.

Sukadiono juga menyinggung pesan Menko PMK Pratikno bahwa “sakit adalah pengali nol”, yang menegaskan pentingnya kesehatan sebagai fondasi pembangunan manusia.

Sementara itu, Sekretaris Kemenko PMK Imam Machdi meninjau pelaksanaan CKG di Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Kota Bandar Lampung, Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 179 santri, terdiri dari 95 santri laki-laki dan 84 santri perempuan.

Baca Juga :  DPR dan Kementerian Haji Laporkan Evaluasi Haji 2026 kepada Prabowo

Imam menegaskan CKG merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.

“Generasi emas adalah generasi yang sehat, memiliki kompetensi, intelektualitas, integritas, dan karakter kuat untuk membawa Indonesia menjadi negara maju,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan manusia, baik fisik maupun mental. Imam juga mengajak santri memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini serta memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.

Pemerintah terus mendorong pola hidup sehat melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik, kebersihan lingkungan, dan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai upaya pencegahan penyakit.

Melalui program ini, Kemenko PMK berharap semakin banyak santri mendapatkan layanan kesehatan sejak dini sehingga mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.