Walai.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan tersebut disampaikan saat menerima Brian Yuliarto di Istana Merdeka, pada Kamis (25/6/2026).
Usai pertemuan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat pengembangan sejumlah sektor industri strategis, mulai dari industri farmasi, mobil nasional, motor nasional, hingga berbagai program hilirisasi.
“Banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain. Program-program hilirisasi itu bisa dipercepat,” ujar Brian.
Menurut Brian, Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan SDM sebagai fondasi utama pengembangan industri nasional. Perguruan tinggi diminta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor-sektor strategis yang sedang dikembangkan pemerintah.
“Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita betul-betul bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi, mulai dari mineral, aquaculture, aquafarming, hingga hilirisasi,” tuturnya.
Brian menegaskan, ketersediaan tenaga kerja terampil harus berjalan seiring dengan percepatan pembangunan industri. Karena itu, pemerintah akan memetakan kebutuhan tenaga ahli di berbagai bidang agar tidak terjadi kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri.
“Misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya tidak sesuai. Jadi kita diminta menghitung itu dan memastikan kebutuhan SDM dapat mendukung industrialisasi secara optimal,” pungkasnya.