News  

Pemerintah Dorong Digitalisasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

Walai.id, JAKARTA — Pemerintah mendorong transformasi digital menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan pusat data, kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, dan talenta digital.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut saat membuka Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 di Jakarta Convention Centre, Rabu (5/8/2026).

Airlangga mengatakan transformasi digital perlu didukung infrastruktur yang kuat, terutama ketersediaan energi. Menurutnya, ketahanan energi menjadi prasyarat bagi pengembangan pusat data, quantum computing, dan AI.

Baca Juga :  Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik ke NTT, 3.500 Personel TNI-Polri Dikerahkan Pascagempa

Pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang besar mengembangkan pusat data karena didukung ketersediaan lahan, energi, air, serta konektivitas digital. Untuk memperkuat talenta, kerja sama dengan Arm diarahkan mencetak 15.000 insinyur dalam tiga tahun.

Indonesia juga memperkuat kerja sama ekonomi digital melalui ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dan keterlibatan dalam World AI Cooperation Organization (WAICO).

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana

Airlangga menyebut tiga hingga empat tahun ke depan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi digital.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menambahkan pemerintah tidak hanya membangun ekonomi digital, tetapi juga ekosistem investasi yang menghubungkan pusat data, AI, semikonduktor, dan talenta digital sebagai penggerak ekonomi baru.