WALAI.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengutuk keras aksi pembakaran pesawat dan tindakan kekerasan terhadap pilot pesawat milik PT AMA yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Melalui Karo Humas Datin Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, pemerintah menyampaikan bahwa sejak menerima informasi awal, Kemenko Polkam terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan berbagai kementerian/lembaga terkait dalam penanganan insiden tersebut, pada siaran pers, Sabtu, 4/7/2026.
Insiden yang terjadi di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, itu melibatkan pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 yang dibakar. Dalam kejadian tersebut, pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, dilaporkan meninggal dunia.
Kemenko Polkam menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait atas respons cepat dalam proses evakuasi jenazah korban yang dilakukan pada Jumat (3/7) sekitar pukul 09.00 WIT.
Saat ini, jenazah telah berada di Rumah Sakit Tk. II Marthen Indey (RST) Timika untuk selanjutnya diserahkan kepada PT AMA dan diterbangkan ke Jakarta.
Pemerintah menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat maupun fasilitas transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan publik, khususnya di wilayah Papua.
Selain itu, Kemenko Polkam menegaskan akan terus mendorong proses penyelidikan dan penegakan hukum secara tegas oleh aparat TNI-Polri terhadap para pelaku, sekaligus memperkuat pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat serta keberlanjutan layanan publik di wilayah tersebut.