News  

Jangkau Pelayanan Kesehatan di Pedalaman Melalui PUBERTAS

Walai.id, JAKARTA – Memiliki daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakatnya. 

Untuk memberikan layanan yang merata, Pemkab Balangan melalui Puskesmas Uren melakukan upaya jemput bola dengan menggagas inovasi Puskesmas Berjalan di Tapal Batas (PUBERTAS).

“PUBERTAS merupakan layanan kesehatan jemput bola. Tenaga kesehatan datang untuk mendorong masyarakat agar mendatangi layanan kesehatan dengan menekankan pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif,” ujar Bupati Balangan Abdul Hadi pada kegiatan Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021, 3 April 2022.

Baca Juga :  Soroti Penahanan Relawan Kemanusiaan Asal Luwu, KKLR Desak Diplomasi Serius Pemerintah

Dijelaskan waktu pelaksanaan PUBERTAS dilaksanakan tiga bulan sekali selama dua hari di daerah DTPK seperti Dusun Libaru Sungkai, Dusun Andamai, Dusun Kurihai, Dusun Sawang, Dusun Ambata, dan Dusun Tanjungan Jalamu.

Penentuan waktu pelayanan pada masyarakat dijembatani oleh kepala desa atau demang adat yang dilaksanakan di balai desa setempat.

Dalam praktiknya para petugas yang terdiri dari dokter dan 31 tenaga kesehatan melakukan perjalanan dengan kendaraan bermotor hingga titik terjauh yang bisa dijangkau.

Baca Juga :  Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung “Arah Baru” Organisasi

Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar satu sampai empat jam menuju lokasi. Adapun tantangan yang dihadapi oleh para petugas adalah jalur yang curam, terutama saat turun hujan.

Hadi menyampaikan, layanan kesehatan secara jemput bola telah ada di Kabupaten Balangan sejak tahun 2010 dengan jenis layanan yang diberikan seperti posyandu, penyuluhan, pengobatan, penjaringan anak sekolah, kampanye cuci tangan menggunakan sabun, serta khitanan. 

Tinggalkan Balasan