Sejauh ini jumlah penduduk yang dilayani dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, hal tersebut menjadikan PUBERTAS sebagai kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat daerah terpencil di Kabupaten Balangan.
Untuk terus memberikan manfaat bagi warga, pihaknya memiliki strategi berkelanjutan seperti penambahan tenaga medis yang nantinya akan masuk ke wilayah DTPK.
Kemudian menjalin kerja sama lintas sektor, dan focusing anggaran dimana tahun 2016 dana bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dan mulai 2017 anggaran melalui APBD Pemkab balangan.

“PUBERTAS yang dilakukan Pemkab Balangan bukan hanya tentang profesi, tetapi ini adalah kemauan dan pengabdian pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam rangka memberikan layanan terbaik masyarakat Kabupaten Balangan khususnya di daerah terpencil.
Program tersebut dibentuk untuk mewujudkan Nawacita ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
Diharapkan dari semua kegiatan tersebut dapat memberikan efek positif kepada masyarakat khususnya mengenai peningkatan pengetahuan tentang kesehatan sehingga masyarakat dapat memahami dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan inovasi PUBERTAS ini, mengantarkan Pemkab Balangan meraih TOP 45 KIPP tahun 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).