News  

Pemerintah Perkuat Kawasan Industri untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Walai.id, JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat pengembangan kawasan industri sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing dan nilai tambah industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut pada Malam Syukuran 38 Tahun Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca Gempa M7,7 Flores

Saat ini terdapat 129 kawasan industri di 24 provinsi dengan luas sekitar 170 ribu hektare. Kawasan tersebut menampung sekitar 10.400 perusahaan manufaktur dan menyerap 4,5 juta tenaga kerja.

Airlangga mengatakan Indonesia memiliki peluang menarik investasi berkualitas di tengah persaingan global. Pengembangan kawasan industri juga perlu disesuaikan dengan hilirisasi, transisi energi, dan transformasi digital.

Menurutnya, pertumbuhan kebutuhan data center membuka peluang investasi baru karena Indonesia memiliki potensi lahan, energi, air, dan konektivitas. Pemerintah juga mendorong penguatan energi terbarukan untuk mendukung kebutuhan industri.

Baca Juga :  OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026

Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan pelaku kawasan industri berkomitmen membawa investasi ke berbagai daerah, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah untuk mengatasi sejumlah hambatan.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan debottlenecking dan memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha agar pengembangan kawasan industri semakin optimal.