News  

Polri Mutasi 1.121 Perwira, Dua Kapolda Diganti dan 45 Polwan Dipromosikan

JAKARTA, WALAI.ID – Polri melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Dikutip dari Laman humas.polri, Ahad 28/06/2026, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, pada Jumat (26/6/2026).

Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel memperoleh promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat).

Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian. Brigjen Pol. Didi Hayamansyah dipercaya menjabat sebagai Kapuslitbang Polri. Selain itu, Polri juga menunjuk Brigjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh dan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Rotasi juga menyentuh tiga posisi Wakapolda, yakni Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

Pada tingkat kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolresta Metro. Dalam kebijakan tersebut, Polri juga membentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Trunoyudo.

Empat Polres Tipe D yang baru dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Mutasi kali ini juga mencerminkan meningkatnya peran polisi wanita (Polwan) dalam jabatan strategis. Sebanyak 45 Polwan mendapatkan promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya menjabat sebagai Kapolres.

“Peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ujar Trunoyudo.

Selain promosi dan rotasi, kebijakan tersebut juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan tugas bagi 68 lulusan pendidikan pengembangan dan program doktoral STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan manajemen pada tahun anggaran 2026.

Menurut Trunoyudo, seluruh proses mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tutupnya.