News  

Kemendikdasmen Apresiasi Komunitas Guru Menulis, Dorong Penguatan Budaya Literasi Pendidik

WALAI.ID, SURABAYA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengapresiasi peran sektor swasta dalam mendukung peningkatan kompetensi guru, khususnya melalui penguatan budaya menulis.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam peluncuran Komunitas Guru Menulis Jawa Pos di Graha Pena Surabaya, beberapa waktu lalu, yang melibatkan ratusan guru dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menilai inisiatif tersebut sebagai contoh nyata kontribusi media massa dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Indonesia.

“Komunitas Guru Menulis ini adalah langkah maju yang melengkapi upaya penguatan kapasitas guru. Media massa dapat menjadi mitra strategis pemerintah, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga penggerak perubahan,” ujar Nunuk, pada Jumat, 3/7/2026.

Baca Juga :  Komdigi dan Meta Bentuk Tim Bersama Tangani Lonjakan Spam Judi Online

Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas sektor melalui semangat Partisipasi Semesta, yang melibatkan pemerintah, media, dunia usaha, organisasi profesi, dan masyarakat.

Menurutnya, kemampuan menulis merupakan kompetensi penting yang harus terus dikembangkan guru sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat. Aktivitas menulis tidak hanya menjadi sarana dokumentasi pengalaman mengajar, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan sistematis.

“Guru yang baik adalah guru yang terus belajar, dan menulis adalah salah satu cara belajar yang paling efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut baik hadirnya komunitas tersebut sebagai wadah bagi guru untuk berbagi inovasi pembelajaran dari pengalaman di kelas. Ia menilai, di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI), pengalaman langsung guru tetap menjadi hal yang tidak tergantikan.

Baca Juga :  Ditjen Imigrasi Gandeng KPK Perkuat Integritas dan Kepatuhan Internal Jajaran Keimigrasian

“AI tidak bisa berdiri di dalam kelas dan menghadapi beragam karakter murid. Itu yang dimiliki para guru,” ujarnya.

Aries juga menyampaikan pesan Gubernur Jawa Timur bahwa guru yang mengajar akan dikenang oleh muridnya, sedangkan guru yang menulis akan dikenang oleh peradaban.

Direktur Utama Jawa Pos Koran, Leak Kustiyo, mengatakan Komunitas Guru Menulis dibentuk untuk mendorong lahirnya karya-karya berkualitas dari para pendidik. Komunitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas literasi serta pendidikan nasional.