Barru, Walai.id – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Harapan, Andi Muhammad Irfan AB, menggelar kegiatan Pengawasan APBD Provinsi Sulawesi Selatan di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, pada 27 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian, mulai dari layanan jaminan kesehatan hingga bantuan pendidikan.
Ketua RW Lingkungan Garongkong, Andi Anita, meminta kejelasan terkait pendataan warga yang terdampak aktivitas perusahaan di wilayah tersebut. Ia menilai masyarakat membutuhkan kepastian mengenai tindak lanjut dan perhatian terhadap warga yang terdampak.
Selain itu, Andi Anita juga menyoroti persoalan BPJS Kesehatan yang tidak aktif serta bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang belum dapat diakses oleh sebagian warga yang membutuhkan.
Keluhan serupa disampaikan Gusnawati. Ia mengaku mengalami masalah kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif meski membutuhkan layanan kesehatan.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup memberatkan karena dirinya tercatat dalam kelompok desil 9 hingga 10, sehingga mengalami kendala dalam memperoleh bantuan sosial maupun jaminan kesehatan yang sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Muhammad Irfan AB menyatakan akan menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat melalui koordinasi dengan instansi terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan pengawasan APBD tidak hanya bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga memastikan program dan anggaran pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Berbagai persoalan yang disampaikan warga, khususnya terkait jaminan kesehatan, bantuan pendidikan, dan dampak aktivitas industri, akan menjadi bahan evaluasi dan perhatian dalam pengawasan kebijakan pemerintah daerah ke depan.