News  

Maros Jadi Pilot Project Program Koperasi Desa Mandiri

MAROS, WALAI.ID – Kabupaten Maros ditetapkan sebagai daerah percontohan (pilot project) pertama dalam pengembangan Program Koperasi Desa Mandiri yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.

Penetapan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Maros, Chaidir Syam, dengan jajaran Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Yayasan Jam Center Indonesia, dan APDESI Merah Putih Sulawesi Selatan di Maros, Senin (29/6/2026).

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut positif inisiatif pengembangan koperasi desa tersebut. Menurutnya, koperasi dapat menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara profesional dan melibatkan partisipasi aktif warga.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi ke-67, Maros Gelar Rapat Paripurna Istimewa

“Pemkab Maros tentu menyambut baik inisiatif ini. Jika dikelola secara profesional dan melibatkan masyarakat secara aktif, koperasi desa dapat menjadi penggerak ekonomi baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Chaidir.

Ia menilai keberadaan koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal yang dimiliki setiap desa.

Baca Juga :  DWP KLH Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Kelestarian Karst Rammang-Rammang

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Maros berharap lahir model pengelolaan koperasi yang mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Program Koperasi Desa Mandiri juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan desa.