News  

Kemendikbudristek Merayakan Hari Musik Nasional 2024

Walai.id, Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyelenggarakan peringatan Hari Musik Nasional (HMN) yang jatuh pada tanggal 9 Maret 2024.

Acara ini diselenggarakan dengan tema “Merdeka Berbudaya Memajukan Musik Indonesia”.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun dan memajukan ekosistem musik Indonesia, termasuk musik tradisi dan musik anak.

“Kemendikbudristek berkomitmen untuk memajukan ekosistem musik demi kepentingan bangsa, sebagai bagian dari identitas nasional yang membanggakan, serta sebagai medium pembelajaran yang membahagiakan,” ujar Mendikbudristek Nadiem di Jakarta.

Sejumlah kegiatan telah diselenggarakan oleh Kemendikbudristek bersama musisi dan komunitas musik dalam rangka HMN 2024, mulai dari tanggal 7 hingga 9 Maret.

Baca Juga :  Kemenparekraf Dorong Pembentukan Manajemen Krisis Kepariwisataan di Daerah

Kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Jakarta, tetapi juga di Surabaya, tempat makam pahlawan nasional dan pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf (W.R.) Soepratman.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, menyatakan bahwa pemerintah terus mendukung para insan musik dalam berkarya. Kemendikbudristek berupaya memperkuat ekosistem musik nasional melalui berbagai kebijakan serta dukungan kepada komunitas musik.

Kegiatan peringatan HMN juga dimaksudkan sebagai refleksi untuk meningkatkan pengelolaan musik tradisi guna mendukung pemajuan kebudayaan.

Kemendikbudristek aktif dalam melindungi hak cipta musisi tradisional dan musik tradisi, sejalan dengan upaya pemajuan budaya.

Baca Juga :  Makassar Government Center (MGC) Siap Beroperasi pada Juli

Di tahun 2023, Kemendikbudristek telah menginisiasi pembentukan Lembaga Manajemen Musik Tradisonal bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Selain itu, program-program seperti Festival Musik Tradisi dan keroncong juga telah diselenggarakan di berbagai tempat untuk membuka wawasan masyarakat terhadap budaya autentik.

Mahendra menegaskan pentingnya regenerasi dalam ekosistem musik nasional. Program-program seperti Lokovasia dan Indonesian Music Expo dimaksudkan sebagai platform untuk meningkatkan keahlian pelaku seni musik, serta memperkenalkan musisi tradisi Indonesia ke pasar dunia.

Puncak acara HMN 2024 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 Maret di Taman Budaya Jawa Timur. Selain di Jakarta dan Surabaya, sejumlah wilayah lainnya juga akan disambangi dalam rangka menyebarluaskan karya musik hasil program KILA Tahun 2020 hingga 2023, seperti Surakarta, Denpasar, dan Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *