News  

Wakil Mentri Desa Melauncing Internet Desa Kabupaten Maros

Walai.id, Maros – Wakil Mentri Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia melaunching internet desa Kabupaten Maros.

Budi Arie Setiadi, mengatakan, sebagai langkah awal dalam digitalisasi desa adalah dengan pembuatan website di setiap desa.

“Website di setiap desa dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pembangunan desa,” katanya, Rabu, 27 Juli 2022.

Menurut Budi, di era digital ini, hampir semua desa sudah terjangkau oleh jaringan internet. 

“Memang belum semuanya, untuk itu remaja dan pemuda di desa perlu digerakkan untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa dengan fasilitas digital,” ujarnya.

Baca Juga :  DPP LIRA: Pers Harus Jadi Garda Penjaga Nurani Rakyat

Internet desa juga kata Budi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengelola potensi yang dimiliki desa.

“Agar semua desa bisa mandiri dalam mengelola semua potensi yang dimiliki, seperti pertanian dan pariwisata,” bebernya.

Ia juga mengatakan perekonomian tidak lagi terletak di kota.

“Pusat aktivitas produksi ada di desa-desa. Maka perlu disiapkan adalah mendorong inovasi dan digitalisasi masuk desa,” ujarnya.

Baca Juga :  MD KAHMI Maros Gelar Rapat Harian, Herwan Pamalle Ditunjuk sebagai Koordinator Presidium

Sementara itu terkait BUMDes, Budi menyebut harus digunakan untuk mendorong perekonomian di desa.

“BUMDes itu berhasil bila dia mampu berguna buat masyarakat desa. Jika BUMDesnya maju, warganta juga harus maju,” katanya.

Ia juga mengatakan BUMDes harus memberikan kontribusi untuk PAD.

“Seperti yang terjadi di Malang dan Klaten, daerah tersebut sudah mampu memberikan PAD hingga Rp3 miliar,” jelasnya.

Adapun 13 desa yang mendapat bantuan internet adalah Desa Pa’bentenge, Sudirman, Bontotallasa, Nisombalia, Temmappaduae, Sambueja, Tanete, Bajimanggai, Jenetaesa, Lekopancing, Limappocoe, Tenrigangkae, dan Sawaru.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan