News  

Indonesia-RRT Siapkan Kelompok Kerja Bahas AI dan Transfer Teknologi

Walai.id, Jakarta — Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sepakat menyiapkan Working Level Group untuk memperdalam kerja sama sektor komunikasi dan digital, termasuk pengembangan kecerdasan artifisial (AI), transfer teknologi, dan keterlibatan industri kedua negara.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan pembentukan kelompok kerja tersebut merupakan tindak lanjut Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) Indonesia-RRT yang digelar di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik untuk Korban Bencana NTT

“Antara sektoral sendiri tadi sudah dibicarakan akan ada istilahnya Working Level Group,” ujar Angga.

Kelompok kerja akan mempertemukan Kementerian Komunikasi dan Digital dengan mitra di RRT serta melibatkan ekosistem industri kedua negara agar kerja sama menghasilkan program yang lebih konkret.

Selain AI dan transfer teknologi, kedua negara membahas potensi pengolahan mineral kritis Indonesia untuk mendukung industri microchip dan semikonduktor.

Baca Juga :  Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik ke NTT, 3.500 Personel TNI-Polri Dikerahkan Pascagempa

Angga juga menegaskan Indonesia berkomitmen mendorong tata kelola AI yang berorientasi pada kemanusiaan. Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) menjadi peluang untuk turut berkontribusi dalam pembentukan tata kelola AI global.

“Yang terpenting adalah bagaimana kerja sama antara kedua negara saling menguntungkan dan tidak mengorbankan kepentingan nasional masing-masing,” tegasnya.

Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung di RRT pada awal 2027.