Walai.id, Maros – Kabupaten Maros menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 10–18 April 2026. Tak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggara, Maros juga mengincar predikat juara umum.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan seluruh persiapan teknis terus dimatangkan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi kafilah dari 24 kabupaten/kota.
“Target kami ganda; sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi dengan meraih juara umum. Sebelumnya Maros berada di peringkat delapan, tahun ini kami optimistis bisa melakukan lompatan besar,” ujar Muetazim dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).
Rangkaian MTQ akan dimulai dengan penerimaan kafilah pada 10–11 April, dilanjutkan pelantikan dewan hakim pada malam harinya. Pembukaan resmi dijadwalkan pada 12 April di Lapangan Pallantikang yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan.
Sebanyak 11 cabang lomba akan dipertandingkan mulai 13 hingga 17 April, sebelum ditutup secara resmi pada 18 April.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Maros telah menyiapkan 184 unit pemondokan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Turikale, Mandai, Maros Baru, Lau, Bantimurung, dan Marusu. Selain itu, sejumlah venue juga telah dipersiapkan, di antaranya Lapangan Pallantikang, Baruga A Kantor Bupati Maros, aula pesantren, kantor camat, dan Gedung Perpustakaan Daerah.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dikerahkan untuk mendampingi kafilah dari masing-masing daerah, termasuk memastikan kelancaran teknis, mulai dari pengaturan parkir hingga keamanan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Muhammad Nur Halik, menyebut momentum ini menjadi sejarah tersendiri bagi masyarakat setempat.
“Ini pertama kalinya Maros kembali menjadi tuan rumah setelah 30 tahun penantian,” ujarnya.