Walai.id, Jakarta – Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menerima kunjungan Delegasi Bisnis European Union-Asean Business Council (EU-ABC) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin (31 Juli).
Dalam pertemuan yang berlangsung, Menteri Perdagangan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan pelaku bisnis dari Indonesia dan Uni Eropa untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi, serta mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral.
Salah satu topik yang dibahas dalam dialog antara Menteri Perdagangan dan Delegasi Bisnis adalah kebijakan perdagangan, termasuk isu-isu terkait ekspor dan impor, niaga elektronik (e-commerce), dan perdagangan internasional. Selain itu, perkembangan Perundingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.
Menteri Perdagangan didampingi oleh beberapa pejabat tinggi Kementerian Perdagangan, termasuk Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono, Staf Khusus Mendag Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional, Bara Krishna Hasibuan, Staf Khusus Mendag Bidang Promosi Perdagangan Dalam Negeri, Hadi Daryanto, Direktur Perundingan Bilateral, Johni Martha, Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Rifan Ardianto, dan Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Farid Amir.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Uni Eropa untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan membuka peluang baru bagi kedua belah pihak. Kolaborasi yang lebih erat di bidang perdagangan dan investasi diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di keduanya.
Dalam kunjungannya ini, Delegasi Bisnis EU-ABC mengekspresikan keinginan mereka untuk mendukung dan memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia. Hubungan bilateral ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua wilayah, serta membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas di masa depan.
Harap dicatat bahwa pertemuan ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam memajukan sektor ekonomi negara dan memperkuat kerja sama internasional. Semua pihak yang terlibat berharap bahwa kerja sama ini akan semakin berkembang dan menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan.