News  

Kapolres Maros Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke IKA-PMII, Perkuat Program Ketahanan Pangan

Walai.id, Maros – Kapolres Maros, Douglas Mahendrajaya, secara resmi menyerahkan bantuan bibit jagung kepada Pengurus Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Maros, pada Selasa (15/04/2025).

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara Polres Maros dan elemen pemuda dalam mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Douglas Mahendrajaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PC IKA-PMII Kabupaten Maros atas inisiatif mereka yang dinilai langsung menyentuh persoalan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Kami sangat mengapresiasi langkah IKA-PMII Maros. Jarang ada organisasi alumni mahasiswa yang mau turun langsung memikirkan kedaulatan pangan. Ini sejalan dengan visi Polri dalam mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiah MTQ XXXIV Sulsel 2026 Tembus Rp2 Miliar

Ia menegaskan, penyerahan bibit jagung ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bentuk dukungan moral terhadap organisasi kepemudaan yang peduli terhadap isu ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Polres Maros bersama IKA-PMII dijadwalkan akan melaksanakan kegiatan penanaman jagung sekaligus launching Program Sahabat Pangan yang digagas PC IKA-PMII Maros. Kegiatan ini rencananya akan dipusatkan di Kecamatan Mallawa.

Ketua IKA-PMII Maros, Abrar Rahman, menyambut baik dukungan dari Polres Maros tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi energi baru bagi organisasi dalam menjalankan program kerja di sektor ketahanan pangan.

Baca Juga :  Langkah Tegas Menuju Kemenangan: Alwi Tunjuk Alif Al Isra sebagai Ketua Tim Pemenangan

Dengan adanya bantuan bibit jagung, pihaknya optimistis program di Mallawa dapat menjadi percontohan (pilot project) bagi wilayah lain di Kabupaten Maros.

Abrar juga berharap sinergi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan dapat terus berlanjut dengan cakupan yang lebih luas.

“Harapannya, Maros ke depan bisa menjadi lumbung pangan nasional, khususnya sebagai sentra penghasil jagung. Dengan begitu, kesejahteraan petani juga akan meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini penting karena memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.