News  

Pembentukan Steering Committee dan Musyawarah Cabang II IKA PMII Kabupaten Maros

Walai.id, Maros – Panitia Musyawarah Cabang II Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Maros menggelar rapat kedua sekaligus pembentukan Steering Committee (SC) di warkop Berkah, PTB Maros pada tanggal 12 April 2024.

Rapat ini bertujuan untuk membentuk SC serta menetapkan jadwal pelaksanaan Muscab II PC IKA PMII Maros yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2024 mendatang.

Rapat ini dihadiri oleh beberapa perwakilan tingkatan, Steering Committee yang baru dibentuk, dan pengurus IKA PMII Maros masa khidmat 2024-2029.

Baca Juga :  Bupati Maros Hadiri Acara Ramah Tamah dan Pelepasan PJ Gubernur Sulsel

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Maros, Hasanuddin, menyatakan bahwa rapat ini merupakan pertemuan kedua yang dilaksanakan untuk membentuk Steering Committee dan memastikan kelancaran pelaksanaan Muscab II PC IKA PMII Maros.

“Alhamdulillah, rapat kedua ini telah berjalan sesuai dengan agenda sebelumnya, dan kami berharap agar pelaksanaan Muscab ke II PC IKA PMII Maros dapat berjalan lancar sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” ujar Hasanuddin.

Baca Juga :  IKA PMII Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Tambang Ilegal di Maros

Agenda rapat selanjutnya akan dilaksanakan setiap hari Jumat untuk mengevaluasi kerja-kerja panitia terkait pelaksanaan Muscab II PC IKA PMII Maros.

Anggota Steering Committee yang baru saja ditetapkan dalam rapat kedua ini, Safaruddin, menyatakan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Muscab IKA PMII berjalan maksimal dan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Panitia dan Pengurus Cabang IKA PMII Maros telah melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Wakil Bupati Maros, Hj. Suhartina Bohari, dan silaturahmi dan koordinasi dengan Bupati Maros, H. AS. Chaidir Syam.

Respon (3)

  1. There are certainly plenty of details like that to take into consideration. That is a nice point to bring up. I provide the ideas above as basic inspiration but clearly there are questions just like the one you bring up where a very powerful factor will likely be working in trustworthy good faith. I don?t know if best practices have emerged around issues like that, but I’m sure that your job is clearly recognized as a good game. Both boys and girls feel the affect of just a second’s pleasure, for the rest of their lives.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *