News  

Kemendag dan BEDO Luncurkan Program Ekspor “NEXT”

Walai.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan bersama dengan organisasi nirlaba Business and Export Development Organization (BEDO) telah meluncurkan program New Export Breakthrough (NEXT)  di Jakarta pada Rabu, 3 April 2024.

NEXT adalah program pembinaan bagi pelaku usaha perkebunan yang bertujuan untuk membantu mereka memasuki pasar ekspor. 

Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan ekspor produk perkebunan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Didi Sumedi, menyatakan bahwa melalui kerja sama ini, pihaknya bersama BEDO berusaha untuk memfasilitasi pelaku usaha perkebunan Indonesia agar dapat meraih kesuksesan dalam ekspor melalui pembinaan intensif. 

“Kami berharap para peserta program dapat memperoleh wawasan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan perdagangan global dan merancang rencana bisnis yang adaptif,” ujarnya.

Didi menambahkan bahwa NEXT dirancang khusus untuk perusahaan perkebunan sebagai proyek rintisan yang jika berhasil, akan diadaptasi untuk produk-produk lainnya. 

Baca Juga :  Polri Himbau Masyarakat untuk Berkendara Aman dalam Arus Balik Lebaran

Pada acara kick-off hari ini, dilakukan penandatanganan kerja sama antara Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag, Miftah Farid, dan Ketua Yayasan BEDO, Jeff Kristianto. 

Acara ini juga mencakup sosialisasi mengenai rangkaian kegiatan NEXT yang dihadiri oleh perwakilan dinas perdagangan dan perindustrian dari seluruh Indonesia, asosiasi-asosiasi perkebunan, serta mitra kerja Kemendag.

Selain itu, Kemendag dan BEDO juga secara resmi meluncurkan logo program NEXT yang mencerminkan hubungan yang saling mendukung antara dunia usaha dan pemerintah. 

“Dengan diluncurkannya logo ini, kami berharap pesan dan identitas program ini dapat diingat oleh para pelaku usaha, dan akan digunakan pada program-program NEXT selanjutnya,” kata Miftah Farid.

Ketua Yayasan BEDO, Jeff Kristianto, menyatakan bahwa kerja sama antara pemerintah, swasta, dan lembaga nirlaba dapat mempercepat pencapaian target ekspor Indonesia, terutama untuk produk perkebunan. 

Baca Juga :  Makassar Government Center (MGC) Siap Beroperasi pada Juli

“Produk perkebunan Indonesia memiliki potensi besar di pasar global dan kerja sama ini akan memastikan pencapaian yang maksimal,” ujarnya.

Program NEXT akan menyediakan pendampingan ekspor secara daring dan tatap muka selama satu tahun bagi 30 perusahaan perkebunan terpilih. 

Peserta program akan mendapatkan bimbingan dari praktisi ekspor, kesempatan untuk mengikuti pameran baik di dalam maupun luar negeri, serta akses ke situs web InaExport Kemendag. 

Program ini akan fokus pada penguatan internal perusahaan kecil dan menengah dalam persiapan ekspor, penyusunan strategi dan rencana ekspor, serta praktek bisnis dan negosiasi.

Dengan adanya program NEXT, diharapkan para pelaku usaha perkebunan Indonesia akan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengembangkan bisnis ekspor mereka ke pasar internasional, sehingga dapat meningkatkan omzet perusahaan mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *