News  

Rekor Baru! Investasi Sektor ESDM Tembus USD30,3 Miliar di Tahun 2023

Walai.id, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat prestasi gemilang dengan mencapai investasi sektor ESDM sebesar USD30,3 miliar pada tahun 2023, mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD27 miliar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, mengungkapkan bahwa sektor minyak dan gas bumi (Migas) masih menjadi pendorong utama investasi sektor energi, mencapai angka luar biasa sebesar USD15,6 miliar. Pada Konferensi Pers Capaian Sektor ESDM tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 di Jakarta pada Senin (15/12024), Arifin menyampaikan capaian positif ini.

Baca Juga :  Restrukturisasi Mesin Meningkatkan Produktivitas Industri Furnitur

Tidak hanya sektor Migas, sektor minerba juga memberikan kontribusi besar dengan investasi mencapai USD7,46 miliar, sementara sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) berhasil mencatatkan investasi sebesar USD1,5 miliar. Sektor listrik juga turut menyumbang investasi signifikan sebesar USD5,8 miliar.

Arifin Tasrif juga menyampaikan target investasi sektor ESDM untuk tahun 2024 yang ditetapkan sebesar USD28,2 miliar.

Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa realisasi investasi sektor ESDM pada tahun-tahun sebelumnya adalah USD31,2 miliar (2018), USD30,6 miliar (2019), USD26,3 miliar (2020), USD27,5 miliar (2021), dan USD27 miliar (2022).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat Kota Makassar

Pada kesempatan tersebut, Arifin Tasrif tidak hanya menginformasikan pencapaian investasi, tetapi juga menguraikan perjuangan sektor ESDM yang menghadapi tantangan akibat dampak pandemi COVID-19.

“Meskipun mengalami hambatan pada tahun 2020, sektor energi berhasil pulih dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Arifin. Prestasi ini mencerminkan ketangguhan sektor ESDM dalam menghadapi berbagai dinamika, dan memberikan optimisme bagi pertumbuhan sektor ini di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *