News  

OJK Dorong Teknologi Keuangan Perluas Pembiayaan UMKM di Kepulauan Riau

Walai.id, BATAM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemanfaatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) untuk memperluas akses pembiayaan dan mendukung pengembangan ekonomi daerah, khususnya bagi UMKM.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Forum Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Pemanfaatan ITSK yang berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, 31 Agustus–1 September 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan teknologi keuangan dapat membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang sebelumnya belum terjangkau layanan keuangan.

Baca Juga :  OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026

“Teknologi keuangan kita dapat membuka akses pembiayaan yang sebelumnya belum terjangkau oleh sektor keuangan,” kata Adi, pada Senin (31/8).

Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andri Rizal menilai digitalisasi penting untuk memperluas layanan keuangan, terutama karena karakteristik Kepulauan Riau sebagai provinsi kepulauan.

OJK mencatat ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 6,99 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Namun, penyaluran kredit masih didominasi korporasi sehingga pembiayaan UMKM dinilai masih memiliki ruang untuk dikembangkan.

Baca Juga :  Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

Per Juni 2026, sebanyak 132.380 pengguna Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) berasal dari Kepulauan Riau. Sebanyak 15 BPR dan BPRS di wilayah tersebut telah bermitra dengan PAJK.

Selain penguatan pembiayaan, OJK juga mendorong literasi keuangan digital melalui kegiatan Digital Financial Literacy di Politeknik Negeri Batam yang diikuti lebih dari 500 mahasiswa.

OJK menekankan pentingnya pemahaman terhadap manfaat dan risiko keuangan digital, termasuk potensi penipuan dan keamanan data, serta mengimbau masyarakat menggunakan platform yang legal dan berizin.