News  

Wabup Maros Buka Mubes I LKBH, Dorong Penguatan Akses Keadilan bagi Masyarakat

Walai.id, MAROS — Wakil Bupati Maros, A. Muetazim Mansyur, S.T., M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kabupaten Maros Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Kamis (6/8/2026).

Mubes perdana LKBH Kabupaten Maros ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan sekaligus mengevaluasi dan menyusun arah organisasi ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Maros menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mubes I LKBH Kabupaten Maros. Menurutnya, keberadaan lembaga bantuan hukum memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan dan pendampingan hukum.

Baca Juga :  PMII Maros Desak Pengawasan Distribusi BBM di Tengah Kelangkaan Pertalite dan Solar

Ia berharap forum musyawarah tersebut dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid, profesional, serta memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.

Selain sebagai forum pemilihan kepengurusan, Mubes diharapkan menjadi ruang untuk merumuskan berbagai program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh konsultasi, pendampingan, dan bantuan hukum.

Pemerintah Kabupaten Maros juga mendorong agar LKBH terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan kesadaran serta pemahaman hukum masyarakat.

Baca Juga :  BBM Langka, Warga Maros Mulai Ricuh: KNPI Maros Desak Pemda Jangan Tunggu Konflik Meluas

Dengan kepengurusan dan program kerja yang semakin kuat, LKBH Kabupaten Maros diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan hukum secara merata, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam memperoleh hak-haknya di hadapan hukum.

Penyelenggaraan Mubes I LKBH Kabupaten Maros sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sadar hukum serta memastikan akses terhadap keadilan dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.