Walai.id, YOGYAKARTA — Kementerian Kehutanan mendorong generasi muda terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat pengelolaan hutan nasional. Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dalam sesi sharing alumni pada kegiatan Pionir Pelestari Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).
Di hadapan 314 mahasiswa baru dari 20 provinsi, Rohmat yang merupakan alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1999 mengajak mahasiswa memegang prinsip “BAIK”, yakni Belajar, Adaptif, Inovatif, dan Kolaboratif.
Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu kehutanan, kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), serta keberanian menciptakan inovasi. Menurutnya, pengelolaan hutan membutuhkan kolaborasi pemerintah, akademisi, masyarakat, dan sektor swasta.
Wakil Rektor UGM Danang Sri Hadmoko mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia dan lingkungan.
Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta menambahkan bahwa hutan berperan menjaga tata air, keanekaragaman hayati, iklim, pangan, hingga kesehatan masyarakat.
Kementerian Kehutanan berharap pembekalan tersebut melahirkan rimbawan muda yang berintegritas, kompeten, adaptif, dan mampu menjadi penggerak pengelolaan hutan yang lestari serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.