Walai.id, YOGYAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak seluruh satuan pendidikan di Indonesia untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan menyenangkan menjelang dimulainya tahun ajaran baru serta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS).
Menurut Abdul Mu’ti, suasana sekolah yang positif menjadi faktor penting dalam mendukung proses tumbuh kembang peserta didik. Karena itu, pengalaman pertama anak saat memasuki lingkungan sekolah perlu dibangun dengan kesan yang baik agar mereka dapat belajar dengan rasa aman dan bahagia.
“Sesuai arahan Presiden mengenai penguatan budaya ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, kami mengajak seluruh penyelenggara pendidikan untuk menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik,” kata Abdul Mu’ti di Yogyakarta, pada Siaran Pers di Laman Kemendikdasmen, Jumat (10/7).
Ia menjelaskan, lingkungan pendidikan yang ideal tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik sekolah, tetapi juga mencakup aspek sosial, spiritual, dan intelektual yang mendukung proses pembelajaran secara menyeluruh.
Menurutnya, sekolah harus mampu menjadi ruang yang ramah bagi anak, tempat mereka dapat berkembang, berinteraksi, dan memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Mudah-mudahan dengan pendekatan tersebut, peserta didik dapat belajar dengan gembira dan sekolah benar-benar menjadi rumah kedua bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan MPLS yang menjadi momen awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta budaya belajar yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan.