News  

Kemendikdasmen Aktifkan Gerakan PSPB, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Walai.id, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengaktivasi Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) sebagai wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Melalui gerakan tersebut, Kemendikdasmen berupaya mempertemukan pemerintah, dunia usaha dan industri, lembaga filantropi, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, media, komunitas, organisasi internasional, hingga individu agar berbagai bentuk dukungan terhadap sektor pendidikan dapat berjalan lebih terarah dan berdampak luas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan tidak hanya terbatas pada bantuan materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan satuan pendidikan.

“Bukan soal seberapa banyak yang kita berikan, tetapi seberapa besar makna yang dapat diberikan kepada orang lain. Karena itu kami membuka pintu melalui Rumah Pendidikan kepada siapa pun yang ingin berpartisipasi,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, pada Senin (6/7).

Baca Juga :  Operasional Haji 2026 Resmi Ditutup, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

Menurutnya, pemerintah membuka ruang kemitraan yang lebih luas untuk mendukung pelaksanaan program-program pendidikan nasional. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung agenda pembangunan yang menjadi bagian dari visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa partisipasi berbagai pihak diperlukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, mempercepat pelaksanaan program, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.

Ia menilai masih banyak tantangan di sektor pendidikan yang membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pengembangan bakat dan minat peserta didik, peningkatan kompetensi guru, penguatan pendidikan karakter, hingga penyediaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Lantik Tiga Pejabat Eselon I, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

“Kami terus membuka diri untuk bermitra dengan berbagai pihak karena melalui kemitraan itulah kebutuhan pendidikan dapat dipenuhi lebih cepat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” katanya.

Selain pembangunan sarana dan prasarana, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya penguatan karakter dan perubahan pola pikir sebagai bagian dari pembangunan pendidikan.

“Yang kita bangun bukan hanya fisik, tetapi juga manusia dan cara berpikirnya. Karena itu dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak,” ujarnya.

Melalui Gerakan PSPB, Kemendikdasmen berharap semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter bangsa dapat semakin diperkuat dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Gotong royong adalah DNA bangsa Indonesia. Mari bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua dan membangun generasi Indonesia yang unggul,” pungkasnya.