News  

Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Walai.id, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski perekonomian global masih diwarnai ketidakpastian dan fluktuasi nilai tukar.

Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri pertemuan bersama pimpinan DPR RI dan Bank Indonesia (BI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2026).

Menurut Purbaya, sejumlah indikator menunjukkan kondisi ekonomi nasional masih berada pada jalur yang positif. Dari sisi fiskal, pemerintah juga dinilai mampu menjaga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara sehat dan terkendali.

“Fundamental ekonomi kita baik, fiskal juga dalam keadaan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh Hingga 6,5 Persen pada 2027

Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus memanfaatkan instrumen fiskal guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi.

Selain itu, pemerintah dan Bank Indonesia berkomitmen memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter agar berjalan lebih selaras.

Menurut Purbaya, sinkronisasi kebijakan tersebut penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ekonomi sekaligus menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional.

“Koordinasi dengan Bank Indonesia akan terus diperkuat agar dampak kebijakan fiskal dan moneter terhadap perekonomian semakin optimal,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah berharap stabilitas ekonomi yang terjaga dapat mendukung penguatan nilai tukar rupiah serta memberikan kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat.

Stabilitas nilai tukar dinilai berperan penting dalam menjaga harga barang kebutuhan pokok tetap terkendali dan mengurangi tekanan biaya hidup masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pemerintah optimistis kombinasi antara fundamental ekonomi yang kuat, kondisi fiskal yang sehat, dan koordinasi kebijakan yang erat dengan Bank Indonesia akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.