Walai.id, Nasional – Pertemuan SLC ASEAN ke-26 di Bali membahas upaya negara-negara ASEAN untuk memperkuat ketahanan dan stabilitas keuangan kawasan, Bali pada Rabu 02/08/2023.
Bank Indonesia (BI) menginisiasi pembentukan ASEAN LCT Framework Task Force dan penyusunan High Level Principles (HLP) on Local Currency Transactions (LCT) Framework untuk mempromosikan penggunaan mata uang lokal.
Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan 10 bank sentral ASEAN dan membahas pilar-pilar keuangan regional serta strategi meningkatkan resiliensi keuangan kawasan. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, memimpin delegasi Indonesia.
Pertemuan juga membahas perkembangan ekonomi global dan regional dengan panduan ASEAN Macroeconomic and Research Office dan Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ), terutama dalam konteks transisi keuangan hijau di ASEAN.
Keamanan siber menjadi isu penting, dan Indonesia menjadi koordinator Cybersecurity Resilience and Information Sharing Platform (CRISP).
Selain itu, dilaporkan tentang upaya ASEAN untuk mendorong ekosistem keuangan yang lebih kuat dan terkoneksi di tengah kondisi perekonomian yang dinamis.
Deputi Bank Sentral ASEAN juga setuju untuk meninjau kembali mandat Working Committees ASEAN setelah tahun 2025 menghadapi ASEAN Economic Community (AEC).