Walai.id, JAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia (RI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui dukungan penuh terhadap pencanangan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP). Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, saat menghadiri pencanangan GNPP bertema “Tulus Melayani, Cepat Merespons, dan Berintegritas” di Aula Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Pencanangan GNPP ditandai dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama oleh Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona, Menteri PANRB Rini Widyantini, dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.
Surat Edaran Bersama yang diterbitkan oleh Ombudsman RI, Kementerian PANRB, dan Kementerian Dalam Negeri itu disusun sebagai pedoman untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia sekaligus mendukung program prioritas Presiden. Regulasi tersebut diharapkan menjadi acuan bagi seluruh penyelenggara pelayanan publik dalam menjalankan aksi nyata yang kolaboratif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rahmadi menegaskan bahwa Ombudsman RI akan mengawal implementasi GNPP sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan bebas dari praktik maladministrasi.
“Ombudsman RI turut mendukung Pencanangan GNPP, dan mendorong setiap Perwakilan Ombudsman RI ikut mengawal pelaksanaan program ini di masing-masing daerah,” ujar Rahmadi.
Menurutnya, sebagai lembaga yang memiliki mandat mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman RI memandang GNPP sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan pemerintah sekaligus memperkuat akuntabilitas aparatur negara.
Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan GNPP merupakan gerakan bersama seluruh penyelenggara pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Keberhasilan gerakan tersebut, kata Rini, akan diukur dari semakin banyak masyarakat yang merasakan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.
Ia menjelaskan, GNPP dilambangkan dengan angka 24/7 sebagai simbol bahwa semangat melayani harus hadir setiap saat, dalam setiap kesempatan, dan menjadi budaya kerja seluruh aparatur negara.
Di kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan publik yang prima menjadi salah satu kunci utama dalam memperkuat daya saing dan ketahanan Indonesia.
“Semoga rekan-rekan di daerah dapat memaknai bahwa pelayanan publik adalah kunci agar Indonesia bisa survive,” kata Tito.
Kegiatan pencanangan GNPP juga dihadiri Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mego Pinandito, Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu, serta sejumlah pimpinan kementerian, lembaga, dan instansi terkait lainnya.