Walai.id, MAROS – Program pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Maros terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Salah satu unit koperasi yang berlokasi di Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, kini telah rampung sepenuhnya dan siap mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., melakukan pemantauan langsung ke lokasi pembangunan pada Sabtu (9/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten Maros, Syam Sophian, Camat Cenrana Ismail Madjid, Kepala Desa Laiya Sirajuddin, serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus melihat kesiapan sarana yang nantinya akan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif.
“Alhamdulillah, hari ini kita memantau langsung kondisi di lapangan. Untuk Kopdes Merah Putih di Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, pembangunannya sudah selesai 100 persen,” ujar Bupati Chaidir Syam saat berada di lokasi.
Menurut Chaidir Syam, pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Maros dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa. Kehadiran koperasi diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah pedesaan.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan ekonomi yang lebih terorganisir, transparan, dan berkelanjutan. Melalui koperasi, warga diharapkan dapat mengelola potensi ekonomi lokal secara kolektif sehingga memiliki daya saing yang lebih kuat.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Maros telah membangun sebanyak 44 unit Kopdes Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah desa. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Dari total 44 unit yang direncanakan, sebanyak 12 unit telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen dan siap untuk segera dioperasikan.
“Total ada 44 Kopdes Merah Putih di Maros. Dari jumlah itu, sudah 12 unit yang pengerjaannya rampung 100 persen. Kami menargetkan unit-unit lainnya segera menyusul dalam waktu dekat,” jelas Chaidir.
Ia menambahkan, keberadaan koperasi desa memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi kelompok petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan dan pengembangan usaha.
Sementara itu, Kepala Desa Laiya, Sirajuddin, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Kabupaten Maros terhadap pembangunan ekonomi di wilayah pedesaan. Menurutnya, keberadaan Kopdes Merah Putih akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Laiya yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan usaha kecil.
“Tentu kami sangat bersyukur, apalagi lokasi kami di Cenrana cukup jauh dari pusat kota. Adanya koperasi ini akan sangat membantu warga desa dalam mengelola potensi ekonomi mereka,” ungkap Sirajuddin.
Ia berharap koperasi tersebut tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi mampu berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang produktif dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah bagi petani dan pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Program Kopdes Merah Putih sendiri merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Maros dalam membangun ketahanan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui penguatan kelembagaan koperasi, pemerintah berharap setiap desa memiliki instrumen ekonomi yang mampu mendukung pertumbuhan usaha warga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Keberhasilan penyelesaian pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Laiya menjadi salah satu indikator positif dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Dengan terus bertambahnya unit koperasi yang rampung dan siap beroperasi, Kabupaten Maros optimistis mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing di masa mendatang.