Walai.id, Jakarta – Perum BULOG menyatakan kesiapan menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 terkait pembangunan 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia, Jumat, 03/04/2026.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
“BULOG siap menjalankan penugasan ini secara profesional dan akuntabel guna memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya pada laman resmi bulog pada 1 April 2026.
Program ini akan dilaksanakan di 92 kabupaten dengan total anggaran sekitar Rp5 triliun. Infrastruktur yang dibangun meliputi gudang penyimpanan, silo gabah dan jagung, dryer, Rice Milling Unit (RMU), hingga fasilitas pengolahan dan pengemasan beras.
Sebagai tahap awal, BULOG menyiapkan tiga langkah utama, yakni penyusunan studi kelayakan, koordinasi teknis dengan Kementerian Pertanian, serta evaluasi kelayakan finansial.
Pembangunan akan diprioritaskan di sentra produksi pangan seperti Lampung, Jawa, dan Sulawesi Selatan, serta wilayah kepulauan guna menjaga stabilitas pasokan saat kondisi cuaca ekstrem.