News  

Wamendikdasmen Tekankan Implementasi Ikrar Pelajar dalam Kehidupan Sehari-hari

Walai.id, Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan pentingnya penghayatan dan implementasi Ikrar Pelajar Indonesia sebagai landasan pembentukan karakter pelajar yang mandiri.

Hal tersebut disampaikan dalam amanatnya saat kegiatan di SMA Negeri 28 Jakarta, Senin (30/3/2026). Atip menekankan bahwa nilai-nilai dalam ikrar pelajar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Ia menyoroti pentingnya keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai fondasi utama. Menurutnya, nilai tersebut harus tercermin dalam sikap nyata, salah satunya melalui kejujuran dalam proses belajar.

“Kejujuran adalah pangkal dari prestasi dan capaian-capaian pembelajaran yang kita tetapkan. Itu harus kita implementasikan dalam aktivitas dan pembelajaran kita,” ujar Atip.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Kunjungi Permukiman Padat di Kramat, Warga Haru dan Sampaikan Harapan

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai bagian dari nilai dasar pendidikan. Penghormatan kepada orang tua dinilai sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam kehidupan anak, sementara penghormatan kepada guru menjadi kunci terciptanya proses pembelajaran yang efektif.

“Penghormatan kepada guru adalah pilar penting untuk terciptanya proses pembelajaran yang baik,” katanya.

Atip juga menegaskan bahwa tugas utama pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh. Ia menyinggung peran negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yang tidak hanya menyediakan akses pendidikan, tetapi juga menjamin kualitas pendidikan yang bermutu.

Menurutnya, peserta didik memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. “Kalian semua memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian penting dari hadirnya pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis dan Investasi

Dalam kesempatan itu, Atip turut mengapresiasi fasilitas dan lingkungan SMA Negeri 28 Jakarta yang dinilai telah memiliki sarana dan prasarana yang baik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman, sehat, bersih, dan indah, sejalan dengan konsep sekolah ASRI yang dicanangkan pemerintah.

Salah satu siswa, Umar Nur Hakim, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut penjelasan yang disampaikan Wamendikdasmen memberikan pemahaman lebih mendalam terkait makna Ikrar Pelajar Indonesia.

“Tadi Pak Wamen menjelaskan tiap poin dalam ikrar pelajar dan bagaimana pentingnya kita melaksanakan itu semua dalam kehidupan sehari-hari,” kata Umar.