News  

Silaturahmi Ramadan di Kediaman Afriansyah Noor, Bahas Pentingnya Keluarga Sakinah 

Walai.id, Jakarta — Sejumlah pejabat pemerintah, tokoh politik, dan perwakilan organisasi buruh menghadiri kegiatan silaturahmi Ramadan yang digelar di kediaman Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, pada Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan itu turut dihadiri Menteri Transmigrasi Iftitah Suryanegara serta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan.

Selain itu, hadir pula Menteri Ketenagakerjaan beserta sejumlah pejabat eselon I atau direktur jenderal di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Dari kalangan partai politik, tampak hadir sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, di antaranya Jansen Sitindaon, Ilham Mendrofa, Iwan Renaldo, serta Alfi Rustam.

Baca Juga :  Bingkai Keakraban Warnai Buka Puasa Bersama DPN BMI dan Pengurus Partai Demokrat

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus organisasi masyarakat Bintang Muda Indonesia (BMI), termasuk Ketua Umum Farhan Evendi bersama pengurus harian lainnya.

Tidak hanya dari kalangan pemerintah dan organisasi politik, sejumlah perwakilan serikat buruh turut hadir, di antaranya dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), serta perwakilan organisasi buruh migran.

Kegiatan silaturahmi tersebut juga diisi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ketua Harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Zulfa Mustofa.

Baca Juga :  Bingkai Keakraban Warnai Buka Puasa Bersama DPN BMI dan Pengurus Partai Demokrat

Dalam kultumnya, ia menekankan pentingnya membangun keluarga sakinah sebagai fondasi utama dalam membentuk masyarakat dan negara yang kuat.

“Keluarga sakinah merupakan penopang dasar dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh. Dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang memiliki moral, tanggung jawab, serta kepedulian sosial,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah, tokoh politik, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan buruh dalam suasana Ramadan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi ruang dialog informal mengenai berbagai isu sosial dan ketenagakerjaan yang berkembang di masyarakat.