News  

Perkumpulan Gerakan Rakyat Resmi Bertransformasi Menjadi Partai Politik

Walai.id, Jakarta – Perkumpulan Gerakan Rakyat secara resmi bersepakat mentransformasi diri menjadi partai politik melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026. Keputusan tersebut diambil dalam forum Rakernas yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, pada Senin (18/1/2026).

Rakernas I tersebut menetapkan Syahrin Hamid sebagai Ketua Umum untuk periode 2026–2030. Transformasi ini menjadi langkah strategis Perkumpulan Gerakan Rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih luas melalui jalur politik.

Dalam rapat pleno Rakernas, dibacakan surat ketetapan perubahan organisasi dari perkumpulan menjadi partai politik. Perubahan tersebut didasarkan pada keyakinan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sistem demokrasi yang terbuka, partisipatif, dan berkeadaban.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Penguatan Industri, Teknologi, dan Hilirisasi

Perjuangan Partai Gerakan Rakyat, sebagaimana tertuang dalam ketetapan Rakernas, berlandaskan pada nilai-nilai panca darma, yaitu religius, nasionalis kerakyatan, kesra ksatria, kasih sayang, serta integritas moral sebagai fondasi utama dalam berpolitik dan berorganisasi.

Rakernas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya memberikan amanah kepada Ketua Umum terpilih, Syahrin Hamid, untuk segera membentuk struktur organisasi partai mulai dari tingkat pusat hingga ranting di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kemenhut Optimalkan Kayu Hanyutan Pascabencana untuk Huntara di Aceh Utara dan Sumatera Utara

Pembentukan struktur organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan persyaratan administratif dan organisatoris sesuai ketentuan perundang-undangan guna menjadikan Partai Gerakan Rakyat sebagai partai politik yang sah dan siap mengikuti kontestasi politik nasional.

Dengan keputusan ini, Partai Gerakan Rakyat diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat, serta berkontribusi dalam memperkuat demokrasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.