News  

Delegasi RI Siap untuk Perundingan di Konferensi Iklim Dunia

Walai.id, Nasional – Konferensi Para Pihak (COP) ke-28, bagian dari Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, akan segera diadakan di Dubai pada akhir November, Selasa 08/08/2023.

Konferensi ini memiliki fokus pada pengendalian peningkatan suhu bumi global dan aspek seperti adaptasi, pendanaan iklim, dan kerugian dan dampak.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, telah mempersiapkan Delegasi RI untuk menghadapi perundingan di COP28 Dubai. Ia menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sejak 2015, dan telah meningkatkan target reduksi emisi melalui rencana Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). Menteri Siti juga melaporkan bahwa Indonesia sedang menyusun rencana Second National Determined Contribution (SNDC) yang akan sejalan dengan visi iklim Indonesia untuk mencapai net-zero emission di tahun 2060.

Baca Juga :  Silaturahmi Peserta Munaslub PELTI di Kediaman Nurdin Halid

“Saya perlu menegaskan disini bahwa ENDC kita dibangun dalam orientasi kita menuju kondisi penuruan 1,5 °C, maka dengan exercise yang detil kita mendapatkan angka 43,2 % kondisi CM 2 pada 2030. Angka itu kira-kira sama dengan target USA yaitu 43%. Dan data penurunan emisi GRK Indoneisa dalam record IGRK kita tercatat penurunan sebesar 47,28% pada tahun 2020 dan 43,82% pada tahun 2021. Prakiraan pada tahun 2022 bisa lebih baik dengan indikasi karhutla yang lebih baik tertangani di tahun 2022,” tegas Menteri Siti.

Indonesia berhasil menurunkan emisi GRK di sektor FOLU dan sedang berusaha untuk mengurangi emisi di sektor energi melalui elektrifikasi, pembangunan sumber energi baru, dan efisiensi energi.

Dua ilmuwan Indonesia telah terpilih menjadi anggota IPCC dan akan berkontribusi pada penilaian iklim yang akan datang.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Pimpin Rapat Bahas Potensi Budidaya Kratom

Perundingan COP28 di Dubai bertujuan untuk menghasilkan keputusan yang tepat dari hasil Global Stocktake Pertama, fokus pada adaptasi, kerugian dan dampak, serta implementasi upaya mitigasi untuk mencapai tujuan kesepakatan Paris.

Selain perundingan formal, Indonesia juga akan memajukan agenda iklim melalui Paviliun Indonesia, yang mencerminkan kemajuan Indonesia dan mendukung tema Presidensi Uni Emirat Arab.

Pilihan tema Paviliun Indonesia, “Indonesia’s Climate Actions: Inspiring The World,” sangat sesuai dengan tema Presidensi UAE dan menggambarkan semangat Indonesia untuk menginspirasi dunia dengan contoh nyata.

“Kita, Indonesia ingin menjadikan apa yang telah Indonesia lakukan dan akan kita jalankan dapat menginspirasi bagi dunia, sebagaimana spirit kita selama ini yaitu leading by examples, to inspire the world,” pungkas Menteri Siti.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *