News  

Chaidir Syam Kukuhkan Pengurus FKDM

Walai.id, Maros – Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengukuhkan FKDM tingkat kabupaten dan FKDM tingkat kecamatan Kabupaten Maros tahun 2022. Pengukuhan digelar di Gedung Baruga A Kantor Bupati Maros, Senin (12/12/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyampaikan selamat kepada pengurus yang terpilih. Dirinya yakin, pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di tingkat kabupaten dan kecamatan dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan baik.

“Insyaallah saya yakin dengan bapak ibu yang dikukuhkan ini. Tugasnya adalah menjadi mata dan telingah pemerintah daerah dalam mendeteksi situasi yang ada di lapangan,”katanya.

Baca Juga :  Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung “Arah Baru” Organisasi

Tanpa pengurus FKDM ungkap Chaidir, pihaknya akan kesulitan menjangkau informasi secara cepat. Ia berharap, baik FKDM tingkat kecamatan maupun kabupaten, dapat memberikan manfaat untuk kemajuan.

“Semua bidang, baik keagamaan, tertibnya masyarakat, juga kenyamanan masyarakat. Kita perlu kesiapsiagaan yang lebih terhadap bencana alam, bencana non alam, tanpa terkecuali bencana sosial,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembentukan FKDM merupakan upaya kerjasama antar pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat yang erat kaitannya dengan lingkungan masyarakat.

Bertujuan memelihara kondisi kesiapsiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan indikasi timbulnya masalah pada masyarakat.

Baca Juga :  Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung “Arah Baru” Organisasi

“Misalnya saja ada indikasi aktivitas terorisme yang dilakukan oleh kelompok militan jemaah islamiyah. Peran FKDM ialah memberikan informasi sedini mungkin agar kita bisa melakukan mintigasi,” sebut Chaidir.

Chaidir berpesan agar setiap jajaran dalam wadah FKDM terus berkoordinasi kepada pemerintah daerah. Anggota FKDM secara berkala melaporkan informasi kepada pimpinan untuk mengambil kebijakan. Selanjutnya pimpinan akan melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah.

“Silahkan jaring dan tampung informasi tentang segala potensi yang mengarah pada ancaman, hambatan, dan gangguan penyebab timbulnya disintegrasi bangsa. Kita harus dengan sigap melakukan mintigasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan