Walai.id, Maros – Akbar Polo (43), seorang wartawan media online Gemanews.id, pada Senin (18/7) pukul 14:30 WITA rencana membuat pengaduan ke Polda Sulsel.
Saya terpaksa melapor ke polisi karena mendapatkan teror saya terancam. Saya diancam Dia bilang kenapa kau sering tulis itu tambang jalan licin dan dia mengatakan lagi sengaja Kerena dia mengetahui saya mau lewat situ, dengan nada keras,” kata Akbar Polo.
Menurutnya, aksi diduga pengancaman tersebut dia terima setelah setelah menerima telpon dari oknum penambah saat berada di Maros, pada Minggu (17/7) menjelang sore.
Mereka merasa terganggu dengan dengan pemberitaan yang kami tulis terkait ulah penambang Galian C, Kondisi jalan tepatnya dekat bung jalan poros Tompobulu Maros, sangat memprihatinkan.
Akibat tanah merah yang berhamburan dijalan sehingga mengakibatkan kondisi jalan sangat licin dan bisa berakibat fatal bagi pengendara jalan yang melintas di lokasi tersebut.
Akbar sangat heran menyalahkan pemberitaan yang dia tulis, sehingga mendapatkan ancaman teror pada Ahad sore melalui seluler telpon genggamnya.
Karena merasa terancam, Akbar Polo akan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian Polda Sulsel, karena dia mengaku terancam dengan intimidasi yang dia terima.