Walai.id, Maros – Bupati Maros, AS Chaidir Syam menerima 241 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah – Aisyiyah (KKN-MAs) di Kabupaten Maros. Serah terima mahasiswa KKN MAs ini digelar di Gedung Serbaguna Maros, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kamis (4/8/2022).
Mahasiswa KKN-MAs ini merupakan mahasiswa yang berasal dari 45 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se Indonesia.
Dihadapan Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, Ketua Panitia Pusat KKN MAs, Dr Soewarno,
Ketua PDM Maros, Muh Amin Dudding, mahasiswa dan Camat yang hadir, Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengungkapkan rasa terimakasihnya karena telah menunjuk Maros sebagai salah satu lokasi KKN-MAs.
“Dari 23 Kabupaten yang ada di Sulsel, Maros terpilih sebagai salah satu dari 3 Kabupaten yang dijadikan sebagai titik lokasi penyelenggaraan KKN-MAs di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya juga, Chaidir menitipkan sejumlah pesan. Ia berharap agar mahasiswa bisa terjun langsung bermasyarakat.

“Sebagai generasi terdidik, mungkin adik-adik telah tahu teori. Sekarang saatnya berlatih berkomunikasi, berinteraksi dengan baik bersama masyarakat,” ujarnya.
Chaidir juga berharap mahasiswa dapat membantu program-program Pemerintah, misalnya saja dalam bidang kesehatan.
“Saya yakin, mahasiswa juga dapat berinovasi membantu penanggulangan stunting. Seperti halnya mendorong masyarakat mengolah makanan bergizi yang dapat mencegah stunting,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN-MAs khusus untuk Kabupaten Maros akan ditempatkan di 23 desa yang tersebar di 7 Kecamatan. Akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari, sejak 4 Agustus hingga 12 September kedepan.
Chaidir berpesan, agar mahasiswa KKN-MAs senantiasa menggiatkan kegiatan salat berjamaah di masjid setempat.
“Saya minta, tolong bangunkan Pak lurah dan camat agar ikut salat subuh di Masjid. Mungkin saya juga akan kelililng ke beberapa posko untuk ikut salat subuh berjamaah,” pesannya yang langsung disambut senyum lebar peserta, khususnya para Camat dan Lurah yang hadir.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda mengungkapkan, KKN-MAs ini merupakan periode kedua setelah sebelumnya dilakukan di NTB. Bersamaan hari ini juga, pihaknya telah menitipkan mahasisanya ke Pemerintah Daerah Gowa.
“Kemarin beberapa mahasiswa kami sudah dilakukan serah terima di Kabupaten Takalar, tadi pagi di Gowa, sekarang alhamdulillah di Maros. Kabupaten cantik, dan memiliki beragam budaya serta destinasi wisata yang berlimpah. Insyaallah banyak yang bisa mahasiswa kita kaji,” bebernya.
Dengan jangkauan se Indonesia, pihaknya telah menentukan beberapa tirik lokasi KKN-MAs kedepan. Misalnya saja 2023 akan ditempatkan di Bangka Belitung, 2024 di Jawa Tengah, dan 2025 di Sulawesi Tenggara.
“Kami sudah menentukan titik lokasi sejak awal. Semoga KKN-MAs tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi bisa berlangsung terus menerus,” pungkasnya.