News  

Ribuan Buruh Padati Monas Peringati Hari Buruh 2026

Ribuan Buruh Padati Monas

Walai.id, Jakarta — Ribuan buruh dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026). Sejak dini hari, para pekerja telah berdatangan membawa aspirasi dan harapan terkait peningkatan kesejahteraan.

Para buruh yang hadir berasal dari berbagai sektor dan daerah, seperti Banten, Jawa Barat, hingga Lampung. Mereka tidak hanya mengikuti peringatan, tetapi juga menjadikan momentum ini sebagai ruang menyuarakan tuntutan.

Maryadi, buruh pabrik makanan asal Serang, Banten, mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat memberikan kemudahan bagi kalangan pekerja, khususnya dalam hal pendidikan dan kebutuhan pokok.

“Dari kaum buruh sih, mempermudah segalanya ya. Dari segi pendidikan kita murah. Terus dari bahan pokok juga kita nggak terlalu melejit banget. Ya intinya semua terjangkau lah buat buruh,” ujar Maryadi.

Baca Juga :  Kantongi Dukungan 18 Daerah, Partai Gerakan Rakyat Sulsel Maju ke Tahap Legalitas

Sementara itu, Sumarsih, buruh tekstil dari Cimahi, Jawa Barat, datang bersama rombongan besar. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan May Day tahun ini.

“Luar biasa, terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan menghadiri perayaan Hari Buruh kita,” kata Sumarsih.

Ia juga berharap perjuangan buruh yang selama ini disuarakan dapat segera terealisasi, termasuk perbaikan sistem kerja agar kehidupan buruh lebih layak.

“Dengan May Day ini semoga perjuangan yang selama ini kita perjuangkan bisa terealisasi sesuai cita-cita buruh,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pelajar FOJB Kunjungi Istana, Bertemu Presiden Prabowo Subianto 

Antusiasme serupa juga datang dari Juwita, pekerja rumah tangga asal Pringsewu, Lampung. Ia menempuh perjalanan jauh bersama puluhan rekannya menggunakan bus demi mengikuti peringatan di ibu kota.

“Sangat bahagia sekali bisa ke sini berbondong-bondong, ingin melihat langsung Pak Presiden. Saya ingin kinerjanya lebih baik lagi. Saya bangga dengan Pak Presiden,” ujar Juwita.

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi ajang berkumpulnya para pekerja dari berbagai daerah untuk menyuarakan aspirasi secara kolektif. Selain sebagai perayaan, momentum May Day juga dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya perlindungan dan peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia.

Kehadiran ribuan buruh di Monas mencerminkan semangat solidaritas dan harapan akan perubahan yang lebih baik bagi kehidupan pekerja di masa mendatang.