Walai.id, Jakarta – Sejumlah anggota DPR mengusulkan kepada kepolisian agar masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi seumur hidup. Mereka berpendapat bahwa SIM adalah dokumen penting, dan perpanjangan masa berlaku yang kadaluarsa justru akan menyulitkan masyarakat, Selasa, 17/12/2024.
Selain itu, biaya pembuatan dan perpanjangan SIM dinilai membebani, karena masyarakat harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Hal ini dianggap merugikan terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Namun, kepolisian menegaskan tidak akan mengubah aturan tersebut. Alasannya, pemegang SIM wajib memiliki kompetensi berkendara sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Sikap ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada awal 2023, yang menekankan pentingnya evaluasi berkala untuk menjaga keselamatan di jalan raya.
Menurut Korlantas, regulasi tarif atau biaya pembuatan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Polri, dikutip dari akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, Jumat (13/12).
Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM
Meskipun ada biaya yang harus dikeluarkan, kepolisian memastikan tarif pembuatan dan perpanjangan SIM tetap terjangkau. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Berikut rincian biayanya:
Biaya Pembuatan SIM Baru
- SIM A (mobil pribadi): Rp120.000
- SIM B I (mobil penumpang dan barang): Rp120.000
- SIM B II (kendaraan alat berat dan truk gandeng): Rp120.000
- SIM C (sepeda motor di bawah 250 cc): Rp100.000
- SIM C I (sepeda motor 250 cc – 500 cc): Rp100.000
- SIM C II (sepeda motor di atas 500 cc): Rp100.000
- SIM D (penyandang disabilitas – sepeda motor): Rp50.000
- SIM D I (penyandang disabilitas – mobil): Rp50.000
Catatan: Biaya tersebut belum termasuk tes kesehatan dan tes psikologi yang wajib dilakukan pemohon. Selain itu, pemohon diwajibkan memiliki BPJS aktif dan bebas tunggakan.
Biaya Perpanjangan SIM
Proses perpanjangan SIM lebih mudah dibandingkan pembuatan baru, karena pemohon tidak perlu menjalani ujian teori atau praktik. Pemohon hanya diwajibkan mengikuti tes kesehatan dan psikologi. Berikut biaya perpanjangannya:
- SIM A: Rp80.000
- SIM B: Rp80.000
- SIM C: Rp75.000
- SIM D: Rp30.000
Fasilitas Layanan Perpanjangan SIM
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan seperti SIM Keliling dan Gerai SIM yang tersedia di lokasi-lokasi strategis. Namun, perlu diingat bahwa perpanjangan hanya dapat dilakukan jika masa berlaku SIM belum kadaluarsa. Jika terlambat, pemohon harus mengikuti prosedur pembuatan SIM baru.
Dengan adanya biaya tambahan seperti tes psikologi dan kesehatan, pemohon diimbau untuk menyiapkan dana lebih agar proses pengurusan SIM berjalan lancar.