News  

Bupati Maros Menerima dan Melepas Mahasiswa KKN UNHAS Makassar Gelombang 112

Walai.id, Maros – Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. secara resmi menerima dan melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Gelombang 112.

Acara berlangsung di Tribun Utama Pallantikang dan dihadiri oleh 300 mahasiswa yang akan melakukan studi lapangan di sembilan kecamatan di Kabupaten Maros, Sabtu 6/7/2024.

Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Unhas dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN.

“Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berkontribusi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Maros. Program KKN ini adalah ajang penting untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Danny Pomanto Pererat Kerja Sama dengan Kepala Kejari yang Baru

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 112 akan ditempatkan di sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Moncongloe, Kecamatan Bantimurung, Kecamatan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kecamatan Mallawa, Kecamatan Cenrana, Kecamatan Maros Baru, Kecamatan Tompobulu, dan Kecamatan Tanralili.

Bupati juga memberikan arahan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik almamater dan daerah asal mereka selama menjalankan tugas KKN.

Baca Juga :  Duka untuk Pariwisata Kabupaten Maros

“Jagalah etika dan berperilaku yang baik, karena kalian adalah duta dari Unhas dan Kabupaten Maros. Berinteraksilah dengan masyarakat setempat dengan penuh hormat dan berikan kontribusi terbaik kalian,” tambahnya.

Program KKN ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah penting untuk membangun hubungan antara Perguruan Tinggi dan masyarakat.

Dengan berbagai kegiatan yang direncanakan, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Acara penerimaan dan pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah Kabupaten Maros, perwakilan dari Universitas Hasanuddin, serta tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan