News  

Prestasi Kota Makassar Sebagai Smart City Terbaik di Asia Tenggara

Walai.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, berhasil mengantarkan Kota Makassar menuju status Kota Dunia dengan prestasi sebagai salah satu dari tiga kota di Indonesia yang terpilih sebagai Smart City terbaik di Asia Tenggara.

Prestasi ini didasarkan pada hasil survei Smart City Indeks (SCI) 2024 yang dirilis oleh Institute Management and Development (IMD).

Menurut survei tersebut, Jakarta, Medan, dan Makassar masing-masing menduduki peringkat 103, 112, dan 115 dari total 142 kota dunia yang telah disurvei.

Kota Makassar mendapatkan penilaian positif dalam hal kemudahan penjadwalan layanan kesehatan online, akses peluang kerja online, serta akses jadwal dan pembelian tiket angkutan umum secara online.

Baca Juga :  Wakil Bupati Maros Bersama Ketua DWP dan Wakil Ketua I DPRD Ikuti Seminar Bertajuk Ketahanan Keluarga

Meskipun menjadi kebanggaan, SCI juga memberikan beberapa catatan khusus kepada Kota Makassar terkait kemacetan lalu lintas, pengangguran, dan korupsi.

Namun, prestasi ini merupakan langkah nyata menuju visi Wali Kota Makassar dalam mewujudkan Makassar sebagai Kota Dunia yang Sombere’ & Smart City dengan Imunitas Kuat untuk Semua.

Pomanto menyambut baik pencapaian ini dan menyatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan terus membangun kota menjadi lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi dengan memberikan pelayanan publik terbaik.

“Capaian ini memacu laju Pemerintah Kota Makassar untuk membangun Kota Makassar menjadi kota yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi dengan memberikan pelayanan publik terbaik. Dan menjadi catatan kita untuk membenahi kekurangan-kekurangan berdasarkan survei tersebut.” ucapnya pada Minggu, (5/05/2024).

Baca Juga :  PMII UMMA Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru

Dia juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mewujudkan transformasi Makassar menjadi Smart City.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismawaty Nur, menambahkan bahwa Dinas Kominfo terus mendorong implementasi Makassar Smart City melalui berbagai program seperti Homecare & Telemedicine, Pakinta E-Tax, pengembangan Makassar Metaverse, MARVEC, dan penggunaan AI untuk deteksi lalu lintas.

Presiden Smart City Observatory, Bruno Lanvi dari IMD World Competitiveness Center, menyatakan bahwa laporan tahunan SCI menjadi panduan bagi pemerintah kota dalam membangun kota masa depan yang tangguh dan adaptif.

Bagi Indonesia, data SCI relevan dalam merancang ibu kota baru di Nusantara dan memberikan gambaran tentang inovasi dan pengembangan kota-kota masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *