News  

Menparekraf Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Produk Layanan Wisata

Walai.id, Bandung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengemukakan dorongan percepatan sertifikasi halal pada produk dan layanan usaha wisata, khususnya di desa wisata yang sudah bergabung dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta).

Menurut Menparekraf Sandiaga, saat berbicara dalam acara “Forum Diskusi Penguatan Ramah Muslim di Destinasi Pariwisata” di Universitas Padjadjaran, Bandung, pada Kamis 4/4/2024.

Sertifikasi halal pada produk dan layanan tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan, terutama bagi para wisatawan Muslim.

Baca Juga :  Mendag Zulkifli Hasan: Dukung Inklusivitas Perdagangan Asia Pasifik

“Jadesta yang menjadi unggulan dalam jaringan desa wisata diharapkan dapat meningkatkan standar layanan di desa-desa tersebut dengan produk dan layanan yang halal dan berkualitas,” ungkap Menparekraf Sandiaga.

Dia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap kewajiban sertifikasi halal yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2021.

Untuk mempercepat proses ini, Kemenparekraf/Baparekraf telah merilis Surat Edaran tentang Sertifikasi Halal Produk Makanan dan Minuman untuk Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 25 Maret 2024.

Baca Juga :  Perekonomian Indonesia Mengalami Penguatan di Pertengahan Tahun 2024

Menparekraf juga menekankan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia, seperti yang ditunjukkan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2023.

Untuk mempertahankan reputasi tersebut, dia mendorong kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), guna mencapai target sertifikasi halal di 3.000 Desa Wisata.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center, Rektor Universitas Padjadjaran, serta berbagai pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Respon (2)

  1. Somebody essentially help to make seriously articles I would state. This is the first time I frequented your web page and thus far? I surprised with the research you made to make this particular publish incredible. Great job!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *