News  

Penipuan Smart Wallet Terbongkar: Admin Paksa Member Deposit 20 Persen Dari Total Saldo

Walai.id, Nasional – Drama penipuan yang dilakukan oleh Smart Wallet semakin terbongkar setelah menjanjikan penarikan atau WD kepada membernya, namun kenyataannya terbukti sebaliknya, Sabtu, 23 Maret 2024.

Modus terbaru mereka terkuak, di mana admin Smart Wallet memaksa anggotanya untuk melakukan deposit sebesar 20 persen dari total saldo mereka agar dapat melakukan penarikan saldo.

Sebelumnya, fitur Withdrawal yang dijanjikan telah ditunda dengan berbagai alasan, dan kini terungkap bahwa informasi tentang peluncuran di Bursa Efek London hanyalah hoaks belaka.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Hormati Keputusan MK

Meskipun fitur Withdrawal akhirnya diaktifkan hari ini, saldo tidak masuk ke rekening anggota, bahkan ada yang kembali ke aplikasi.

Langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghentikan aktivitas usaha dan nomor rekening Smart Wallet menjadi bukti model bisnis penipuan yang dilakukan oleh platform tersebut.

Bahkan, analis senior Bursa Efek London, Robert Stepen Ortega, menegaskan bahwa tidak ada pengajuan pendaftaran yang diajukan oleh Smart Wallet ke Bursa Efek London.

Baca Juga :  Presiden Tawarkan Apple Investasi Smart City di Ibu Kota Nusantara

Dalam modus terbarunya, Smart Wallet meminta anggotanya untuk membayar pajak sebesar 20 persen dari saldo mereka di aplikasi, dengan dalih akan digunakan untuk mengurus izin di Indonesia.

Ancaman diberikan bahwa jika pembayaran tersebut tidak dilakukan dalam waktu yang ditentukan oleh admin, akun anggota akan dibekukan.

Kejadian ini memberikan peringatan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap investasi yang terlalu menjanjikan.

Penelitian menyeluruh perlu dilakukan sebelum terlibat dalam aktivitas keuangan yang meragukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *