News  

Presiden Jokowi Meresmikan Bendungan Karian dan Instalasi Pengolahan Air Sitanala

Walai.id., Banten – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Senin, 8 Januari 2024.

Bendungan ini memiliki volume tampungan sebesar 315 juta meter kubik dan luas genangan mencapai 1.773 hektare, menjadikannya salah satu bendungan terbesar yang dibangun di Indonesia.

Meskipun cuaca gerimis, antusiasme warga setempat terasa begitu kuat. Pemain rampak bedug dengan kain batik khas Lebak menyambut Presiden Jokowi. Anak-anak dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dengan bersemangat bersorak “Bapak Jokowi!” sambil mengibarkan bendera merah putih kecil.

Baca Juga :  Presiden: Kualitas Sumber Daya Manusia Hakim adalah Kunci Utama dalam Sistem Peradilan

Salah satu siswa SMP, Ratu, menyampaikan rasa senang dan terharu atas kesempatan bertemu langsung dengan Presiden. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi, “Senang banget terharu, makasih udah memimpin Indonesia.”

Tidak hanya siswa SMP, siswa SD seperti Lutfi juga hadir dengan semangat besar untuk bertemu Presiden. Menunggu sejak siang, Lutfi menyatakan, “Datang dari jam sepuluh, pengen ketemu Pak Jokowi.”

Selain meresmikan Bendungan Karian, Presiden Jokowi juga meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sitanala dengan kapasitas 500 liter perdetik di Kota Tangerang.

Baca Juga :  Ketentuan Pendaftaran Bagi Calon Penerima KIP Kuliah Tahun 2024

Setelah peresmian, Kepala Negara melaksanakan kegiatan pelepasan burung perkutut, kutilang, dan jogjog.

Acara juga dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Hadi Tjahjanto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, dan Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan.

Presiden Jokowi turut serta dalam kegiatan penanaman pohon bersama, menanam pohon Pule sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Peresmian Bendungan Karian menjadi momen bersejarah yang memperkuat infrastruktur air di Banten, sambil memupuk semangat konservasi alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *