News  

Persembahan Karya Talenta Emas 2023: Ajang Apresiasi Prestasi Generasi Muda Indonesia

Walai.id, Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan talenta muda di berbagai sektor.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam acara bertajuk Puncak Persembahan Karya Talenta Emas 2023 pada Kamis, 14 Desember 2023.

Dengan tema “Merdeka Berprestasi, Talenta Emas Menginspirasi”, Kemendikbudristek bertujuan memberikan apresiasi kepada para peraih medali yang telah mencapai prestasi gemilang dalam berbagai ajang yang diselenggarakan oleh BPTI sepanjang tahun 2023.

Tatang Muttaqin, Staf Ahli Mendikbudristek Bidang Manajemen Talenta, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian yang ditunjukkan oleh talenta muda Indonesia.

“Kemendikbudristek memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah diraih oleh generasi muda Indonesia. Keberagaman jenjang pendidikan, latar belakang sosial, dan keberagaman budaya justru menjadi pendorong lahirnya talenta muda berprestasi di berbagai sektor,” ujar Tatang di hadapan ratusan peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Maria Veronica Irene Herdjiono, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), menyampaikan harapannya bahwa acara ini dapat memotivasi dan menginspirasi seluruh peserta didik di Indonesia untuk terus menjaga semangat prestasi, dengan dukungan pemberitaan yang luas melalui media nasional baik cetak maupun daring.

Baca Juga :  Kinerja Gemilang! Industri Manufaktur Tetap Mendominasi Capaian Ekspor Nasional

“Puncak Persembahan Karya Talenta Emas 2023 menandai berakhirnya seluruh rangkaian penyelenggaraan 41 ajang talenta pada tahun 2023 di tingkat nasional, melibatkan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Acara ini merupakan bentuk laporan hasil pembinaan talenta sekaligus penghargaan terhadap pencapaian peserta didik sepanjang tahun 2023,” tambah Irene.

Acara ini juga diramaikan dengan sesi gelar wicara yang mengupas berbagai strategi untuk mewujudkan mimpi talenta Indonesia. Narasumber dalam sesi ini antara lain Staf Ahli Mendikbudristek Bidang Manajemen Talenta, Tatang Muttaqin, serta peraih medali perunggu International Geography Olympiad (iGeo), Mikaila Rainisa Nugroho, siswa SMA Negeri 3 Bogor, yang juga merupakan alumni Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA pada cabang lomba Vokal Solo Putri 2020.

Selanjutnya, Aliza, mahasiswa Universitas Diponegoro dan alumni FLS2N SMA pada cabang lomba Vokal Solo Putri 2020, Britney Kimberly, siswa SMA Harapan Kasih Bandung dan peraih medali perak FLS2N SMA pada cabang lomba Vokal Solo Putri 2022, serta Safira Dwi Melani, peraih Medali Emas Sea Games Kamboja 2023 cabang olahraga Pencak Silat Putri dan saat ini mahasiswa Universitas Negeri Semarang, turut hadir sebagai narasumber.

Para narasumber berbagi pengalaman dan kisah di balik prestasi yang telah mereka raih. Aliza mengungkapkan kegembiraannya bisa mewakili kategori seni dan berbicara tentang tekadnya untuk terus meraih prestasi di tingkat internasional.

Baca Juga :  Revitalisasi Sentra IKM Didorong oleh Kemenperin untuk Memanfaatkan Dana Alokasi Khusus

“Saya merasa senang dan bersyukur dapat hadir di sini mewakili teman-teman dari kategori seni. Saya akan terus tetap semangat untuk mewujudkan mimpi saya. Saya ingin melaju terus lagi ke ajang internasional,” ucapnya.

Dalam kesamaan semangat, Britney Kimberly menceritakan pengalaman saat meraih medali perak FLS2N pada cabang lomba Vokal Solo Putri SMA 2022.

“Tuhan telah memberikan bakat yang luar biasa kepada kita semua. Saat saya mempersiapkan diri untuk ajang FLS2N 2022, dukungan dan doa dari orang tua, teman, dan guru menambah motivasi dan telah membawa saya meraih medali,” ungkap Britney.

Ajang Puncak Persembahan Karya Talenta Emas 2023 juga menampilkan pameran hasil karya dari berbagai peserta tingkat SD, SMP, SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi yang mengikuti kompetisi di tahun 2023. Pameran ini dapat dinikmati langsung oleh masyarakat dan melibatkan hasil karya seperti Bioplastik dari Singkong Karet untuk Pembuatan Kantong Kresek Ramah Lingkungan dari kompetisi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), foto Juara 1, 2, 3, dan 2 terbaik dari kompetisi FLS2N SMA, serta Fashion Technology dari kompetisi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *