News  

Kementerian ESDM Terus Bergerak Mendukung Transisi Energi dan Pengembangan Sumber Daya Mineral

Walai.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi (PE) ke-78, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar seremonial upacara di Kantor Kementerian ESDM Jakarta pada Senin (2/10/2023).

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan bahwa pada perayaan HUT PE yang ke-78 ini, kementerian terus mempertahankan komitmennya terhadap program-program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Menteri Arifin Tasrif menyebutkan beberapa program yang sedang dijalankan, termasuk Pembangunan Pipa Cisem Tahap I Ruas Semarang-Batang, pemberian Konverter kit kepada nelayan dan petani, pemasangan PJU-TS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya), Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), revitalisasi Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), serta konversi kendaraan listrik.

Baca Juga :  Topang Transformasi Digital, Menteri Budi Arie Dorong Pengembangan Pusat Data

“Kami bertekad untuk terus menjalankan program-program ini guna memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujar Arifin saat menjadi pemimpin upacara HUT PE.

Arifin juga menekankan bahwa Kementerian ESDM bergerak secara dinamis untuk mengikuti perkembangan global dalam sektor energi dan sumber daya mineral. Kebijakan-kebijakan sektor ESDM disusun dengan memperhatikan perkembangan global, termasuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), penerapan kendaraan listrik, dan pengembangan mineral kritis, baik dari segi eksplorasi maupun teknologi pengolahan, untuk mendukung era transisi energi.

“Dalam mendukung transisi energi, pemerintah telah menyusun roadmap transisi energi untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat,” tambahnya.

Menteri Arifin juga menekankan pentingnya peran energi fosil, seperti minyak bumi dan gas bumi, dalam konteks energi di Indonesia.

Baca Juga :  Menteri Perdagangan RI Ajak Investor AS Berinvestasi di Ibu Kota Baru, IKN

Meskipun energi hijau menjadi fokus di seluruh dunia, minyak bumi tetap menjadi sumber energi utama untuk transportasi sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik. Gas bumi juga dimanfaatkan sebagai energi transisi hingga mencapai 100% pembangkit listrik berbasis EBT.

“Batubara juga diarahkan menuju program hilirisasi seperti gasifikasi batubara dan penerapan clean coal technology untuk pembangkit,” ungkapnya.

Dalam upacara Hari Jadi Pertambangan ke-78 ini, Menteri ESDM memberikan penghargaan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun 2023.

Penghargaan ini diberikan untuk menghargai kontribusi luar biasa dalam pengembangan sektor pertambangan dan energi, yang merupakan salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *