Walai.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengajak seluruh unsur masyarakat, forkopimda, dan warga Makassar untuk terus memelihara kekompakan dan persatuan dalam momentum perayaan kemerdekaan ini.
Selain itu, Danny Pomanto, panggilan akrab Moh Ramdhan Pomanto, juga menekankan perlunya semua komponen masyarakat mengantisipasi potensi kekeringan yang bisa terjadi akibat El-Nino, serta potensi banjir yang mungkin terjadi tahun depan.
“Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upacara peringatan 17 Agustus di 2.007 lorong wisata Makassar,” kata Danny dalam acara Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat, yang diselenggarakan secara virtual dalam rangka memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia, di kediaman pribadinya di Jalan Amirullah, pada Jumat (18/08/2023).
Danny menjelaskan bahwa kekuatan sosial yang terjalin menunjukkan adanya ikatan yang kuat antara masyarakat. Oleh karena itu, tradisi seperti ini harus tetap dijaga dan dilanjutkan, sehingga tantangan-tantangan di masa depan dapat diatasi bersama.
“Ikatan di antara forkopimda begitu solid, tokoh-tokoh masyarakat sangat setia, dan masyarakat secara kolektif telah memberikan dedikasi yang luar biasa, baik dari tingkat kecamatan, kelurahan, maupun lorong-lorong di Makassar,” tambahnya.
Hasil dari kerjasama ini juga telah berdampak pada pertumbuhan ekonomi Makassar yang stabil dan terkendali dalam hal inflasi. Meskipun perbedaan pendapat tak bisa dihindari, persaudaraan tetap menjadi prioritas utama.
Selanjutnya, Danny juga mengingatkan tentang potensi kekeringan akibat El-Nino dan intensitas hujan yang diperkirakan akan terjadi tahun depan.
“Seluruh camat dan lurah diharapkan memantau warga yang menghadapi kekurangan pasokan air bersih. PDAM telah siap untuk memberikan layanan melalui penggunaan tangki air bergerak. Selain itu, kita perlu mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem dan potensi curah hujan yang tinggi pada bulan Desember mendatang,” tegasnya.
Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko banjir, Danny memastikan bahwa seluruh camat dan lurah, bersama-sama dengan masyarakat, bekerja sama dalam membersihkan drainase kota. Ia menegaskan bahwa tidak ada perluasan perbedaan dalam kepemilikan drainase, karena dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Tak kalah penting, Danny juga mengajak semua pihak untuk turut serta dalam mensukseskan event-event besar seperti Festival F8 dan Perayaan Ultah Kota Makassar.
Pesta Rakyat ini telah diadakan di 15 kecamatan di Kota Makassar dan dihadiri secara virtual oleh beberapa tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Makassar, Dandim 1408 Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, serta perwakilan forkopimda lainnya.