News  

KAHMI MD Maros Mendukung Program Penanaman Mangrove di Desa Ampekale

Walai.id, Maros – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Maros dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk turut serta dalam program penanaman pohon bakau yang diinisiasi oleh Fakultas Pendidikan dan Keguruan Universitas Muslim Maros (UMMA), Selasa 27 Juni 2023.

Program ini bertujuan utama untuk menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove yang memainkan peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah abrasi pantai, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Program penanaman pohon bakau ini sangat selaras dengan visi KAHMI MD Maros yang berkomitmen untuk memberikan sumbangsih konkret dalam pembangunan daerah. 

Nurhasan, Koordinator Presidium KAHMI MD Maros, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian KAHMI MD Maros terhadap isu lingkungan dan sosial yang tengah berkembang.

“Kami dengan sungguh-sungguh berkolaborasi dengan perguruan tinggi serta pihak terkait lainnya untuk melaksanakan program ini. Kami berharap program ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat Desa Ampekale,” ujar Nurhasan dengan semangat.

Baca Juga :  Menjemput Harapan Baru di Musda Dekopinda Maros:

Nurhasan juga menekankan bahwa program ini merupakan implementasi nilai-nilai HMI yang telah ditanamkan kepada para alumni. 

Menurutnya, semangat HMI tidak hanya terfokus pada ranah intelektual, tetapi juga aktif berkontribusi dalam aspek sosial. KAHMI MD Maros memiliki tujuan kuat untuk menjadi agen perubahan yang positif bagi daerah setempat.

Program penanaman pohon bakau direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2023. KAHMI MD Maros akan mengajak seluruh alumni HMI yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi untuk berpartisipasi dalam program ini. 

Selain itu, KAHMI MD Maros juga akan melibatkan masyarakat setempat sebagai mitra dalam menjaga kelangsungan program ini.

Baca Juga :  Reses di Bontoa, Irfan AB Dorong Ketahanan Pangan dan Peran Koperasi

Persetujuan dan apresiasi terhadap program ini disampaikan oleh Ismail Suardi Wekke, anggota Komite Saintifik SEA-AFSID 2023, setelah melihat keberhasilan program serupa yang diadakan pada tahun sebelumnya, yaitu tahun 2022.

“Kami sangat mendukung kelanjutan kegiatan ini setelah keberhasilannya pada tahun lalu. Terima kasih kepada KAHMI MD Maros yang telah bersedia menjadi bagian dari kerjasama ini,” kata Ismail dengan penuh apresiasi di Lasusua, pada hari Senin, 6 Juni 2023.

Diharapkan melalui partisipasi aktif MD KAHMI Maros dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta masyarakat setempat, program penanaman pohon bakau di Desa Ampekale akan memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi lingkungan, serta masyarakat sekitar. Semoga program ini menjadi contoh inspiratif bagi upaya pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah lainnya.

Tinggalkan Balasan