News  

Survei Capres LSI: Prabowo Teratas

Walai.id, Nasional – Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis tingkat elektabilitas sosok potensial bakal calon presiden pada Pemilu 2024 nanti, Minggu 09/04/2024.

Hasilnya mengejutkan, elektabilitas Menhan Prabowo Subianto menembus angka 30,3% diurutan teratas, kemudian disusul Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan setelah itu Eks Gubernur DKI Anies Baswedan.

Survei tersebut dilakukan pada 31 Maret-4 April 2023, Dimana Responden survei adalah warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon dengan secara acak. 

Baca Juga :  Sandiaga Uno Dorong Santri Menciptakan Konten Promosi UMKM Melalui Media Digital

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.229 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei di kisaran ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang telah dilatih.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan mengatakan hasil survei menunjukkan Prabowo menjadi capres potensial yang paling banyak dipilih dengan persentase 30,3%. 

Baca Juga :  Kemendag Layani 1.935 Laporan Konsumen pada Semester Pertama 2024

Kemudian, Ganjar Pranowo menempati posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 26,9% dan disusul Anies sebesar 25,3%.

Djayadi menyebut elektabilitas Ganjar menurun signifikan dalam dua bulan terakhir. Akan tetapi, kata Djayadi, persentase penurunan itu tidak turun ke Prabowo maupun Anies.

“Tren penurunan signifikan dari Ganjar Pranowo. Ganjar Pranowo selama 2 bulan terakhir turun sekitar 8% dari 35% ke 26,9%,” kata Djayadi Hanan saat merilis hasil survei, Minggu (9/4/2023).

“Yang menarik di situ penurunan 8% itu tampaknya belum diambil atau belum bepindah ke Prabowo atau ke Anies,” ujar Djayadi.

Sumber berita : Detik.com

Tinggalkan Balasan