News  

Kepala Barantin Minta Pelayanan Karantina Dipercepat Tanpa Kurangi Ketelitian

WALAI.ID, Pangkalpinang – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding meminta pelayanan karantina dipercepat tanpa mengurangi ketelitian pemeriksaan terhadap komoditas yang dilalulintaskan.

Hal itu disampaikan Karding saat meninjau pelayanan karantina di Satuan Pelayanan Bandara Depati Amir, Kepulauan Bangka Belitung, pada Jumat (25/9). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung alur pelayanan, mulai dari pemeriksaan komoditas hingga proses pelayanan kepada pengguna jasa.

“Proses pelayanan karantina harus bisa lebih cepat, tetapi tetap sesuai prosedur. Kecepatan pelayanan tidak boleh mengurangi ketelitian dalam pemeriksaan dan fungsi pelindungan karantina,” ujar Karding.

Menurutnya, kecepatan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Namun, percepatan harus tetap berjalan beriringan dengan fungsi karantina dalam melindungi sumber daya hayati.

Baca Juga :  Kementerian Kehutanan Telusuri Keterkaitan dengan Perkara Perdagangan Satwa

Karena itu, Karding mendorong penguatan alur kerja, peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk memangkas tahapan pelayanan yang dapat dibuat lebih efisien.

Dorong Digitalisasi Layanan

Karding juga mendorong digitalisasi untuk membangun pelayanan karantina yang semakin terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

Bandara Depati Amir menjadi salah satu titik strategis lalu lintas komoditas di Bangka Belitung. Tingginya mobilitas melalui jalur udara membutuhkan pelayanan yang cepat sekaligus pengawasan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama serta penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.

Dalam kunjungannya, Karding juga mendengarkan langsung testimoni mitra dan pengguna jasa terkait pelayanan Karantina Babel. Masukan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan pelayanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Konektivitas Digital Indonesia Tembus 90 Persen

Kepala Balai Karantina Kepulauan Bangka Belitung Herwintarti mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Kepala Barantin, termasuk melalui penguatan layanan digital terintegrasi.

Salah satunya dilakukan melalui E-Monev SIPUKAT BABEL sebagai instrumen untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami siap meningkatkan kualitas pelayanan agar prosesnya semakin cepat dan efektif, namun tetap memastikan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai prosedur. Pelindungan sumber daya hayati tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan karantina,” kata Herwintarti.

Penguatan pelayanan tersebut juga menjadi bagian dari semangat menuju Quarantine 149, dengan mendorong transformasi layanan yang lebih cepat, tepat, profesional, dan terintegrasi.

Karantina Babel juga diarahkan tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, termasuk UMKM yang melalulintaskan komoditas dari dan menuju Bangka Belitung.